Buta Warna

Tes buta warna adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam membedakan warna. Tes buta warna diperlukan untuk semua orang dalam bidang pekerjaan yang membutuhkan persepsi warna yang akurat. Efek buta warna dapat mempengaruhi pekerjaan, tergantung pada seberapa besar kebutuhan membedakan warna dalam pekerjaan dan seberapa parah buta warna yang diderita.

Pertanyaannya, profesi apa saja sih yang mengharuskan seseorang lulus tes buta warna?
1. Dokter
Profesi dokter mengharuskan mereka untuk mampu mengenal warna dengan baik. Alasannya simpel, agar mereka bisa mendiagnosis pasien berdasarkan perubahan warna tubuhnya. Tak cuma itu, profesi dokter juga bersinggungan dengan alat-alat medis canggih yang menggunakan indikator warna tertentu.

2. Tentara
Syarat fisik untuk menjadi seorang tentara simpel, tapi boleh dibilang mutlak. Profesi ini mengharuskan seseorang berada dalam fisik yang prima, tak terkecuali dengan kesehatan mata. Dengan kata lain, tak ada satupun "cacat fisik" yang bisa ditoleransi di profesi ini.

3. Polisi
Sama dengan hal di atas, seseorang yang mengidap buta warna juga tak menjadi polisi. Profesi ini mengharuskan mereka mampu membedakan warna dengan benar. Contohnya, mampu membedakan rambu-rambu lalu lintas.

4. Pilot
Buta warna merupakan salah satu kondisi yang tak bisa ditolerir dalam profesi pilot. Pilot harus memiliki penglihatan yang normal, tanpa gangguan apapun. Alasannya simpel, pekerjaan mereka bersinggungan dengan instrumen canggih dengan warna-warna tertentu.

Selain keempat hal di atas, masih ada beberapa profesi lainnya yang mengharuskan seseorang lulus tes buta warna.
Misalnya, apoteker, pemadam kebakaran, desainer, astronot, hingga pengawas lalu lintas udara.