Culture Fair Intelligence Test

CFIT atau yang merupakan kependekan dari Culture Fair Intelligence Test merupakan test yang dikembangkan oleh salah satu tokoh inteligensi terkenal, yaitu Raymond Cattel. Test CFIT ini dibuat dengan latar belakang test - test inteligensi lainnya yang tidak bebas nilai dan masih terpengaruh oleh budaya budaya dan juga norma pada masing - masing Negara. Norma dan juga nilai - nilai pada suatu kebudayaan ini, dapat mempengaruhi hasil dari pengukuran IQ atau Inteligensi individu. Karena itu, diperlukan sebuah test inteligensi universal, yang sifatnya :

Bebas nilai
Tidak terikat pada kebudayaan tertentu
Dipahami oleh semua orang secara universal

Sedangkan di dalam tes CFIT ini Raymond ingin menciptakan instrumen yang secara psikometrika sehat dan di dasarkan pada teori yang komprehensif dan juga memiliki nilai reliabilitas dan validitas yang tinggi. Nilai Reliabitiasnya untuk skala 1 memiliki nilai .91 dan untuk skala 2 memiliki nilai .87 dan skala 3 miliki .85 Untuk SMA keatas. Sedangkan untuk Validitas konsep sebesar .92 dan validitas konkrit sebesar .69. Test CFIT ini merupakan tes psikologi yang mana ia mengukur apa yang dikenal sebagai fluid intelligence, yaitu kecerdasan yang meliputi kemampuan analisis dan penalaran. Terdapat tiga jenis CFIT, yaitu :

CFIT skala 1, yang ditujukan untuk mereka yang mengalami retardasi mental
CFIT Skala 2, yang ditujukan untuk usia 8 hingga 13 tahun
CFIT skala 3, yang ditujukan untuk dewasa

CFIT Skala 3 adalah bentuk test CFIT yang paling umum dan juga banyak digunakan saat ini, terutama untuk penggunaan rekrutmen dan juga assessment awal individu atau klien. "